Warga korban lakalantas dapat perhatian Pemkot Malang  

Elshinta.com, Adanya warga Kota Malang yang jadi korban tragedi kecelakaan di jalan raya Mangliawan, Asrikaton Pakis, Kabupaten Malang pada 11 Juni 2023 lalu yang menewaskan 4 orang dimana ada 3 orang bapak, ibu dan bayi masih dibawah lima tahun yang kesemuanya warga Jl Cakalang, RT 4 RW 10 Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang direspon cepat Pemkot Malang.

Update: 2023-06-15 14:25 GMT
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Adanya warga Kota Malang yang jadi korban tragedi kecelakaan di jalan raya Mangliawan, Asrikaton Pakis, Kabupaten Malang pada 11 Juni 2023 lalu yang menewaskan 4 orang dimana ada 3 orang bapak, ibu dan bayi masih dibawah lima tahun yang kesemuanya warga Jl Cakalang, RT 4 RW 10 Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang direspon cepat Pemkot Malang.

“Ini merupakan respon Pemkot Malang bahkan langsung dari Wali Kota Malang yang memerintahkan untuk mengambil langkah terbaik bagi keluarga korban yang merupakan warga Kota Malang,” kata Asisten 1 Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Kamis (15/6). 

Bahkan Wali Kota, kata Ida Ayu juga memerintahkan melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang untuk memberikan pendampingan medis dan trauma healing bagi anak-anak tersebut. Hal tersebut penting dilakukan agar kesehatan dan keceriaan mereka tetap baik.

“Termasuk kelangsungan pendidikan mereka, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang akan memberikan jaminan agar anak-anak tersebut tetap dapat bersekolah,” ujarnya.

Sebelumnya tiga warga Kota Malang, masing-masing, Slamet Riyadi (50) yang beralamat di Jalan Cakalang RT 4 RW 10 Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Slamet Riyadi bersama istrinya, Khoirul Ummah (38), dan anaknya yang belum genap berusia satu tahun berinisial MSH, yang meninggal dunia dalam kecelakaan di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang beberapa waktu yang lalu.

Tags:    

Similar News